Review Natural Hut: Argan Oil, Castor Oil, dan Cucumber Mint Natural Soap
Hello semua, sesuai janji saya di awal bulan lalu, saya akan membagikan review mengenai Argan Oil, Castor Oil dan Natural Soap dari Natural Hut. Di post sebelumnya, saya sudah bercerita tentang alasan saya untuk beralih mencoba memakai Argan Oil dan sabun natural. Anda bisa membaca postingannya disini. Nah, sekarang saya akan memperkenalkan terlebih dahulu profil Natural Hut sebagai produsen sabun natural ini. Saya quote saja ya, deskripsi Natural Hut yang ada di page About Us nya.
Dari situ kita ketahui bahwa Natural Hut ini menggunakan bahan yang alami untuk proses pembuatan sabunnya. Bahaya SLS (Sodium Laureth Sulfate) sebagai penyebab kanker memang masih menjadi mitos. Ini dikarenakan ada beberapa studi yang meyebutkan bahwa SLS bukanlah bahan karsinogen. Meskipun demikian, studi yang sama juga menyebutkan bahwa SLS menyebabkan iritasi bagi kulit saat senyawa ini dioleskan ke permukaan kulit. Studi lain juga menyebutkan kalau pasta gigi yang mengandung SLS lebih sering menyebabkan sariawan daripada pasta gigi yang tidak mengandung SLS. Nah lho, siapa yang sering sariawaaan? Bisa jadi karena pasta giginya tuh hehe. Namun, studi lain juga berdalih bahwa pasta gigi tanpa SLS tidak berdampak signifikan bagi penderita sariawan.
Ada banyak perdebatan mengenai isu SLS ini yang bisa kalian temukan di website ataupun jurnal ilmiah. Menurut saya, kita tidak akan bisa lepas dari sukfaktan ini karena hampir semua produk kebersihan yang dijual di pasar sudah pasti mengandung SLS. Kalau sudah begitu, pilihannya kembali lagi kepada kita. Apakah masih mau menggunakan produk kebersihan yang mengandung SLS untuk kulit lalu nanti kulit akan menjadi kering dan iritasi? Atau mulai beralih ke alternatif sabun natural tanpa SLS, untuk menjaga kesehatan kulit kita? Sudah banyak lho, masyarakat yang aware tentang dampak negatif dari SLS ini. Saya sendiri pun merasa kalau penyebab kulit saya yang kering dan iritasi sebulan yang lalu adalah akibat dari facial wash yang tidak cocok. Dan setelah saya cek di ingredientsnya, facial wash saya ini mengandung SLS. Karena SLS adalah sukfaktan, maka segala yang berbusa pasti ada SLSnya hahah.
Pembahasan mengenai SLS cukup sampai disini dulu. Kalau kalian masih penasaran, bisa digugel lebih lanjut mengenai SLS. Saya akan melanjut kan postingan hari ini mengenai review produk dari Natural Hut.
Awal saya menemukan Natural Hut di Tokopedia adalah, ketika saya ingin membeli Castor Oil. Waktu itu, saya penasaran dengan kegunaan Castor Oil yang kata salah satu beauty guru di youtube, bagus untuk melentikkan bulu mata dan menebalkan alis hehe. Selain itu, setelah saya pelajari lebih lanjut, kegunaan dari Castor Oil, atau dalam bahasa kita disebut dengan Minyak Jarak ini, sangat beragam. Mulai dari cleansing wajah, melebatkan bulu mata dan alis, mengatasi kerontokan rambut, menghaluskan tumit kaki yang pecah, sampai jadi salah satu alternatif laxative atau obat pencahar tradisional. Castor Oil sendiri adalah minyak nabati yang berasal proses ekstraksi dari biji tumbuhan Jarak (Rinicus Communis). Kandungan Castor Oil sendiri kaya akan ricinoleic acid atau asam rinoleat yang merupakan asam lemak tak jenuh. Selain itu, Castor Oil juga kaya akan vitamin E, asam amino, omega 6 dan 9 yang baik untuk merawat kekuatan rambut.
Karena penasaran pun saya berniat membeli Castor Oil ini. Harganya juga cukup mureh, 27rb untuk ukuran 120ml. Saya sendiri sudah mencoba mengaplikasikan minyak ini ke bulu mata saya setiap malam sebelum tidur. Cuman, setelah memakai minyak Jarak ini, saya suka mual-mual. Hahaha, jangan mikir yang macem-macem dulu ya. Tapi ini beneran. Awalnya saya pikir karena saya belum makan malam, makanya mual. Jadi, saya cuek saja dan mulai masak indomie. Hahaha, ngaco abis. Tapi ,setelah saya ulangi pemakaian Castor Oil ini, meskipun saya sudah makan waktu itu, kok masih mual ya.. Akhirnya, karena saya tidak tahan dengan perasaan eneg tersebut, saya berhenti menggunakan Castor Oil.
Setelah saya baca-baca lagi, ternyata apa yang saya alami tersebut juga dialami oleh banyak wanita yang memakai Castor Oil. Jadi, gejala saya mual dan eneg setelah menggunakan Minyak Jarak termasuk gejala ringan. Kalo yang ekstrim saya belum tahu, mudah-mudahan tidak kejadian ke saya ya hehe. Setelah yakin dengan riset saya itulah saya melanjutkan kembali menggunakan Castor Oil. Cuman, sekarang saya pakai sebagai Oil Cleansing Method. Nah, apa itu Oil Cleansing Method? Singkatnya saja dulu ya, saya masih harus mengreview 2 produk lagi nih, nanti postingan saya sekarang jadi panjang banget. Oil Cleansing Method adalah proses membersihkan wajah dengan menggunakan minyak. Hohoho, literal sekali artinya kan.. Nanti ya, saya buat post khusus untuk Oil Cleansing Method menggunakan Castor Oil atau Minyak Jarak ini.
Lanjut review ke Argan Oil. Ah.. saya cintaaa sekali dengan minyak yang satu ini. Cintaaaaa cintaaa cintaaaaa hahahahah. Sudah baca kan postingan saya sebelumnya tentang kondisi muka saya yang suka kering dan iritasi, sehingga banyak dry patch dan flakey dimana-mana. Sedih deh, meskipun saya sudah memperbanyak memakai baby cream (saya pakai Johnson's Baby Cream) tapi tetep aja tidak mempan. Mempannya cuman pas dikasih baby cream, gak sampe sejam kering lagi muka saya. Kalau saya pake BB cream atau bedak nih ya, bukanya malah flawless, tapi blentongan gak jelas. :'(
Saya pun mulai mencari-cari apa sih penyebab muka saya yang kering kerontang ini. Sudah lah kering, kadang-kadang jerawatan pula. Hedeh -___- menyebalkan. Kalian boleh heran, kenapa saya tidak ke dokter kulit saja waktu itu. Alasannya karena saya belum merasa ada kekuatan untuk jalan kaki ke dokter kulit. Padahal ada Wijaya Skincare yang gak jauh lho dari kosan saya. Jalan kaki pulang pergi kesana mungkin cuman 5 menit. Tiap hari juga saya lewat situ. Cuman ya, hehe, namanya belum rejeki dan belum ada niatan untuk kesana, jadi saya gak kesana deh. Alasan lain juga karena saya takut ketergantungan pake krim resep dokter. Ini hanya phobia saya saja. Namanya juga merawat kulit, kan ga bisa cuman sekali dua kali trus berharap muke mulus. Pasti harus continue lah, hehehe.
Alasan ketiga karena saya diracuni oleh salah satu review beauty guru yang ada di youtube. Saya hobinya suka nontonin video tutorial yang ada di youtube. Mulai dari tutorial masak-memasak, jahit-menjahit, bikin bento, tutorial make up, sampaai video interview host-host Hollywood. Kalau untuk yang tutorial, itu karena saya suka mempelajari membuat sesuatu dari melihat prosesnya secara langsung. Saya sering kesulitan jika harus mengikuti tutorial yang petunjuknya cuman tulisan. Sepertinya kebanyakan orang juga begitu ya, hihihi kalo gityu kita sama deh..
Nah, sampai dimana tadi saya... oh iya Argan Oil. Hmm, jadi sebenarnya saya menemukan Argan Oil ini juga tidak sengaja. Panjang deh ceritanyaa. Yang jelas, kalau sudah berada di dunia internet dengan segala kemudahan mencari informasinya, pasti ada saja one thing leads to another. Ini saya kasih tau sedikit ya, kenapa saya bisa nemu orang make Argan Oil, karena saya lagi lihat tutorial pake Clarisonic. See? Ini semua tuh hasil stumble upon yang sangat random. Setelah saya lihat si mbak-mbak ini pake Clarisonic, dese pake Argan Oil sebagai pelembab muka. Dese bilang kalo dia pake Argan Oil karena mukanya kering. Sama kaya saya dong ya, pikir saya waktu itu.
Oleh sebab itulah saya mulai intensif riset mengenai Argan Oil. Dari hasil riset saya, Argan Oil yang banyak digunakan oleh beauty guru ini adalah yang dari Josie Maran. Harganya jangan ditanya. Di Sephora, harga untuk satu botol Josie Maran Argan Oil ukuran 30ml, adalah USD48 atau sekitar 641rb. Jelas ini bikin hati saya kecut dan mengurungkan niat saya untuk membeli Argan Oil. Tapi, dengan segala review-review yang oh, so convincing tersebut saya masih penasaran dengan si dedek Argan Oil. Mungkin nanti kalau sudah berjodoh, pasti akan ketemu juga. Dan beneraan, pas saya sedang iseng cari Castor Oil di Tokopedia, saya menemukan toko yang menjual Castor Oil juga menjual Argan Oil! Harganya juga mureh, dengan ukuran yang sama -sama 30ml, harganya hanya seperenam dari harga Josie Maran yang dijual di Sephora yaitu 106rb sajoo.
Meskipun demikian, saya gak langsung percaya dengan kemurehan dari Argan Oil yang sudah lama saya incar ini. Kenapa? Karena saya orangnya tidak gampang percayaan. Hahaha, bohong banget sih. Untuk berbelanja online dimana pun nih ya, kita harus pinter-pinter kan. Anyway, saya riset dulu lah sebelum memutuskan untuk membeli Argan Oil dari Natural Hut ini. Saya cek section About Us yang ada di Tokopedia. Biasanya section ini memuat penjelasan mengenai toko yang bersangkutan. Lalu, saya kunjungi website Natural Hut di www.naturalhut.net. Disitu ada banyak penjelasan yang membuat saya percaya dengan toko natural ini. Terlebih lagi, Natural Hut juga menyertakan sertifikat hasil uji laboratorium berstandar internasional. Makin yakin deh saya untuk segera mengeksekusi minyak argan ini hehehe.
Kesan pertama saya memakai Argan Oil dari Natural Hut ini adalah, muka saya merasa lebih mendingan. Saya memakai 3 tetes Argan Oil sebagai pelembab muka sebelum tidur, setelah rutinitas membersihkan wajah selesai. Hasilnya, wajah saya terasa lembut, supple, kenyal, dan ada efek glowingnya sedikit. Whoaa, saya terkesan. Saya pikir Argan Oil ini akan membutuhkan setidaknya beberapa hari untuk memperbaiki struktur muka saya. Tapi nyatanya tidak. Cukup semalam, muka saya jadi mendingan. Gak sekering biasanya. Cuman, masih ada tuh kulit ari kering yang sebelumnya memang menghiasi muka saya. Supaya maksimal, saya juga memakai Argan Oil ini sebagai pelembab wajah harian setelah mencuci muka. Lalu, saya pake baby cream dan sunblock seperti biasanya. Hasilnya, setelah pemakaian hampir sebulan, sejak tanggal 3 Juni kemarin, sampai sekarang nih 1 juli, kulit muka saya semakin membaik. Tidak kering, moist dan hydrated gitu. Bekas jerawat saya juga memudar sekitar 50% lah. Muka saya jadi lebih cerah dan yang paling saya suka adalah muka saya sekarang glowing gimanaa gitu. Seneng deh pokoknya, saya bersyukur banget bisa menemukan Argan Oil ini hehehe
Produk terakhir yang saya review adalah Cucumber Mint Soap. Ini adalah salah satu jenis dari varian natural soap yang dijual di Natural Hut. Saya pilih varian Cucumber Mint karena di deskripsi produknya, sabun ini yang paling mendekati ke permasalahan kulit wajah yang saya alami. Ini saya quote saja ya, dari Natural Hut di Tokopedia.
Timun dan Mint EO berkhasiat mengurangi minyak berlebih pada wajah, dan menghambat tumbuhnya jerawat. Kandungan vitamin C dan asam kafeat pada timun juga bermanfaat mengurangi iritasi dan pembengkakan kulit, menyamarkan lingkar hitam pada mata dan melembabkan kulit kering.
Untuk info lebih lanjut klik: http://goo.gl/RMiw9R
Alasan kedua adalaah, agar total chart saya waktu itu gak bilangan ganjil. Hahahah tetep ya.. Kesan pertama setelah menggunakan sabun natural ini adalah.. busanya gak banyak, dan gak ada sensasi keset di wajah setelah cuci muka. Biasanya, kalo saya pakai facial wash saya yang dulu, Clean n Clear yang koneng ada beadsnya, muka saya jadi keset. Nah, ternyata rasa keset di wajah setelah mencuci muka ini kurang baik sebenarnya. Karena, kalau keseringan mencuci muka pake facial wash, minyak alami yang ada di pori-pori wajah akan mengering dan merusak keseimbangan kelembaban alami wajah. Ini bahaya, karena dapat memicu iritasi seperti, ruam, kulit kering, dan jerawat. Yah, hati-hati tuh, jangan sampai over cleansing. Apa pun itu, sesuatu yang over atau berlebihan pasti akan membahayakan.
Sejauh ini, sabun Cucumber Mint Natural Hut ini cocok di muke saya. Gak bikin keset, malah bikin lembab karena bahan-bahan utama yang digunakan adalah minyak nabati. Tidak ada SLS ataupun paraben dsb yang dapat menyebabkan kulit iritasi. Oh iya, sabun natural ini lebih lembek daripada sabun batang biasa. Makanya, saya potong kecil dulu agar lebih hemat dan tidak cepat habis. Foto diatas adalah sabun yang sudah saya potong makanya bentuknya sedikit kotak daripada bentuk aslinya yang persegi panjang. Potongan sabun yang panjang, saya bagi lagi menjadi dua haha. Dengan metode seperti ini, sabun kecil tersebut tahan hingga 2 minggu lamanya. Ahahahah, frugality at the best! Silahkan mengunjungi FAQ dari Natural Hut untuk mendapat penjelasan yang lebih lanjut.
Okeh, sampai disini review Natural Hut dari saya. Semoga membantu ya. Apakah saya akan repurchase lagi? Tentu saja iyaa. Saya juga penasaran mau mencoba Avocado Oil dan Grapeseed Oilnya. Mungkin bulan depan lagi kalo ada rejeki anak solehah hahah. Terima kasih, sampai jumpa lagi dan selamat berpuasa.
resources:
Wikipedia
https://www.tokopedia.com/naturalhut
http://www.naturalhut.net






This comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDeleteHalo Dear :)
ReplyDeleteKindly check out our ig @asaoiljkt for 100% pure & organic argan oil.
Thankyouu :)